Kedai BAKSO SABILI

Kedai BAKSO SABILI
Jl. Ciwastra 187 Buah Batu Bandung

6 Hal Yang perlu diperhatikan Untuk Menjadi Pengusaha

Ribuan bahkan jutaan orang terkena dampak perampingan, diberhentikan, atau dipecat. hal tersbut karena keadaan ekonomi yang tidak menentu, untuk mendapatkan pekerjaan baru bukanlah barang yang mudah. melahirkan peluang usaha memang menarik ketika kita tidak mendapatkan pekerjaan - atau tidak betah dengan pekerjaan yang ada sekarang.


Tapi "Bagaimana memulai wirausaha?"
Tidak semua orang bisa memulai usaha.
Menjadi wirausahawan sangat berbeda dengan karyawan.

Mindset yang diperlukan untuk menjadi pengusaha :
1. Fleksibel jika berwirausaha.

Aktivitas sebagai pengusaha tidak dapat di prediksi dan anda tidak lagi memiliki "sebuah" pekerjaan dengan kewajiban dan tanggung jawab yang telah jelas
Sebagai seorang pemilik usaha, anda adalah orang yang akan berhadapan dengan krisis apapun dan memecahkan masalah. Anda adalah orang yang harus membuat keputusan.

2. Menjadi pemrakarsa motivasi diri.

sebagai pemilik usaha, anda harus mengarahkan tindakan anda sendiri. Anda tidak bisa hanya duduk dan berharap klien akan datang atau tiba-tiba seseorang datang dengan membawa inventori toko anda.
Tidak ada orang yang akan memberikan pekerjaan di meja anda atau menunjukkan apa yang perlu diselesaikan.

3. Mampu mengenali peluang dan mengejarnya.

Jika anda memulai usaha, anda harus menjadi seseorang yang secara konstan melihat peluang dan mampu mengenalinya. Mungkin hanya peluang kecil, seperti kesempatan menjemput klien baru, atau yang besar, seperti menempatkan produk anda di rak grosir terbesar, namun sebagai pemilik usaha kecil anda harus tetap mengamati masa depan dan posisi diri anda untuk mendapatkan keuntungan dari peluang yang didapatkan. jika menjadi pengusaha yang berhasil, anda perlu melakukan posisi "kepala kedepan".

4. Mampu membuat rencana.

Jika ingin mulai usaha, anda perlu mengembangkan keahlian dalam perencanaan baik jangka pendek dan jangka panjang; yang akan menjadi bagian besar dalam diri anda.

Ketika anda mulai usaha, salah satu tugas anda adalah bekerja dengan business plan. Saat bisnis anda berjalan, anda akan menemukan perencanaan ini (sedetil apapun) perlu direvisi dan rencana lain perlu dibuat, karena anda bekerja dengan sasaran jangka panjang yang anda tetapkan untuk bisnis anda. Dari mengikuti rencana orang lain sebagai karyawan, anda harus belajar bagaimana menciptakan rencana bagi diri anda sendiri dan mengadaptasi rencana di lingkungan yang berubah.

5. Mempersiapkan diri untuk masuk kedalam upaya yang konstan dan konsisten.

Memulai usaha memerlukan energi dan anda harus mampu memberikannya 100 persen. Konsumen atau klien anda harus tahu jika anda mengeluarkan bakat, ketrampilan, atau perhatian secara maksimal untuk mereka - dan mereka akan mencari ke tempat lain jika tidak mendapatkannya dari anda.

Yang lebih parah, anda perlu memberikan upaya yang konstan dan konsisten tanpa jaring pengaman karyawan. Banyak karyawan yang biasanya "sakit" dan ada orang lain yang menangani pekerjaannya, misalnya. Sebagai pengusaha, anda harus melakukannya sendiri dan memberikan upaya yang terbaik jika anda tidak memiliki karyawan yang dapat melakukannya. Anda juga mengucapkan selamat tinggal pada hari libur yang tidak biasa untuk dinikmati oleh anda, setidaknya sampai bisnis anda pada titik mapan, sehingga anda dapat mengatur waktu anda.

6. Mampu menghadapi ketidakpastian.

Sebagai seorang pengusaha, tidak ada jaminan produk atau layanan yang anda tawarkan masih diperlukan dalam waktu 6 bulan mendatang. Tidak ada jaminan bahwa konsumen anda akan membayar tagihan tepat waktu atau melunasinya. Tidak ada jaminan klien besar anda, yang nampaknya senang dengan kerja anda, tidak akan meninggalkan anda minggu depan. Tidak ada jaminan anda akan menghasilkan income bulan ini atau setelahnya.


Apakah anda masih bertanya-tanya, "Bagaimana saya harus memulai bisnis?"

Semoga setelah anda membaca list yang diperlukan untuk menjadi pengusaha sukses, anda berkata pada diri anda sendiri, "Saya dapat melakukannya". Karena setiap orang dengan ciri yang ada disini adalah sikap atau perilaku yang dapat dipelajari.

Sekarang anda tahu jenis orang seperti apa yang dapat menjalankan bisnis dan berhasil, kemana anda pergi setelah ini?

(Sadur ulang : Pengusahamuslim)

0 Response to "6 Hal Yang perlu diperhatikan Untuk Menjadi Pengusaha"

Powered by Blogger